Tema : Inilah saya bagi keluarga dan kontribusi yang telah, sedang, dan akan saya berikan untuk Indonesia
Nama saya Amalia Fitri
Widyati orang biasa memanggilku dengan sebutan lia. Saya lahir di Tangerang
pada tanggal 22 februari 1998 pada hari minggu. Saya adalah anak kedua dari dua
bersaudara kaka saya bernama puspa ningrum. Saya merasa bersyukur terlahir dalam
keluarga ini yang berpegang teguh pada agama dan kedisiplinan . Kami sekeluarga
berjumlah 4 orang yang terdiri dari ayah,ibu,kaka, dan saya. Walau hanya
berempat dalam satu keluarga tapi keluarga kami adalah keluarga yang bahagia
yang penuh diselimuti oleh kebahagiaan yang membuat tidak akan pernah bisa
meninggalkan terlalu lama keluarga ini.
Saya dari masa kanak-kanak
hingga SMA bersekolah di sekitar tangerang , menurut orang lain saya merupakan
anak yang sangat banyak bicara , rasa ingin tahunya tinggi, cerdas, dan
bertanggung jawab. Namun saya tidak
menyadari akan hal itu yang saya sadari adalah memang saya cerewet apalagi
ketika masih kanak-kanak. Dari tk sampai sma saya banyak dikenal oleh guru
karena saya aktif dalam kegiatan belajar, guru-guru mempercayai saya untuk
mengikuti suatu perlombaan dibidang sains, waktu saya duduk dibangku sekolah
dasar saya di percayai membawa nama sekolah untuk mengikuti olimpiade ipa
sekabupaten balaraja kemudian dipercayai kembali untuk mengikuti cerdas cermat
ipa yang diselenggarakan oleh salah satu tv swasta yaitu TVRI. Tidak hanya
terputus sampai sekolah dasar guru-guru juga masih mempercayai saya kembali
karena mereka melihat bahwa saya sangat suka pelajaran ipa dan akhirnya saya
diikutkan OSN BIOLOGI tingkat SMP kabupaten walau tidak menang namun saya cukup
mendapatkan pengalaman ketika saya menjadi siswa terpilih untuk mengikuti OSN
karena saya disitu benar-benar dilatih untuk belajar setiap waktu dan setiap
hari. Menginjak masa sekolah menengah atas saya sudah jarang untuk mengikuti
lomba yang mewakili sekolah karena lingkungan SMA saya dulu adalah lingkungan
orang-orang yang berambisius lebih ambisius daripada saya, ketika orang-orang
berambisius untuk mengikuti suatu perlombaan saya memilih untuk berambisius
mendapatkan PTN.
Ketika saya duduk di bangku
SMA tidak pernah ada hari libur dalam catatan saya selama SMA karena saya les
privat dan bimbel setiap hari demi untuk mendapatkan PTN. Saya menanamkan niat
kepada diri saya jangan bersenang –senang sebelum mendapatkan hasil oleh karena
itu motivasi belajar saya meningkat. Karena saya bimbel dan les privat tiap
hari nilai rapor saya terbilang cukup bagus saya tidak pernah keluar dari juara
10 besar di kelas dan kebetulan di SMA saya terpilih masuk kelas yang berisi
orang-orang pinter didalamnya, oleh karena itu saya lebih semangat kembali
untuk terus mengejar mimpi saya.
Mendekati masa-masa SMA
kelas 3 saya berpegang teguh pada pendirian saya bahwa saya harus masuk
kedokteran Negri dimana aja, namun harapan saya pupus ketika melihat rapor
nilai kimia saya turun dan dengan nasihat-nasihat para tutor dan mentor tempat bimbel saya agar saya tidak memilih fk
dikarenakan nilai saya ada yang turun mentor saya menyarankan saya banting stir
untuk memilih jurusan biologi dikarenakan nilai saya yang paling bagus adalah
biologi. Padahal nilai raport saya termasuk kedalam kategori D di nurul fikri
yang pada dasarnya bisa masuk FKUI namun karna banyak resiko yang saya ambil
akhirnya saya memutuskan untuk mengambil jurusan Biologi.
Ketika sudah mendekati masa
penutupan pendaftaran SNMPTN saya masih ragu dan bimbang mengenai jurusan saya
dan akhirnya dengan nasihat dan doa orang tua saya, saya memilih pilihan
pendidikan biologi dan biologi di Universitas Negri Jakarta. Saya tidak
menyangka akan mendaftar itu sebelumnya saya tidak pernah ada pikiran menjadi
seorang guru namun lama kelamaan pikiran itu muncul ketika saya berpikir jadi
guru ilmu akan terus mengalir di dalam darah muridmu dan pahala akan muncul
begitu kamu menyebarkan kebaikan kepada teman disekitarmu, dan seorang guru
juga tidak kalah mulianya dari seorang dokter tanpa seorang guru indonesia akan
terasa gelap karena guru adalah penerang. Dan setelah itu saya diterima di UNJ
dengan jurusan Pendidikan Biologi.
Ketika sudah menginjak
bangku perkuliahaan banyak hal yang berubah dalam hidup saya, saya lebih rajin
dan lebih aktif untuk berkontribusi. Dikampus saya mengikuti Himpunan Mahasiswa
Biologi dan terpilih di departemen DIKLIT (pendidikan dan penelitian) di departement
itulah cita-cita saya tersalurkan yaitu memberikan ilmu kepada banyak orang
karena saya melaksanakan kegiatan tutor sebaya. Selain aktif di lingkungan
biologi saya aktif untuk memajukan daerah saya yaitu Banten dan saya mengikuti
Ikatan Mahasiswa Banten disini saya benar-benar bisa memahami banyak hal yang
sebelumnya saya tidak ketahui tentang daerah saya sendiri.
Hal yang akan dilakukan saya
dimasa depan adalah melanjutkan amanah saya yaitu untuk banyak berkontribusi di
semua bidang pendidikan untuk memajukan dunia pendidikan di indonesia oleh
karena itu saya akan mengikuti relawan pengajar Banten. Setelah saya keluar
dari UNJ saya akan melanjutkan pendidikan yaitu mengambil BIOMEDICAL di
Universitas Indonesia ilmu saya nanti setelah ini akan saya salurkan untuk
kegiatan memajukan kesejahteraan pendidikan Indonesia terutama di bidang Ilmu
Pengetahuan Alam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar